SMAN 2 Kalianda Laksanakan Program GETOG untuk Mendukung Sekolah Hijau dan Sehat

Dick Ratna Sari
12 Jun 2026 05:39
Sekolah 0 10
2 menit membaca

Kalianda, JPL news — Dalam rangka mewujudkan lingkungan sekolah yang hijau, sehat, dan berbudaya lingkungan, SMAN 2 Kalianda melaksanakan kegiatan GETOG (Gerakan Tanaman Obat Keluarga) sebagai bagian dari program Sekolah Adiwiyata.

Kegiatan ini melibatkan seluruh warga sekolah dalam upaya menanam, merawat, dan memanfaatkan berbagai jenis tanaman obat keluarga (TOGA) yang memiliki manfaat bagi kesehatan serta kelestarian lingkungan.

Kepala SMAN 2 Kalianda, Herwansyah, menyampaikan bahwa program GETOG merupakan salah satu bentuk nyata komitmen sekolah dalam membangun karakter peserta didik yang peduli terhadap lingkungan.

“Melalui kegiatan GETOG, kami ingin menanamkan kesadaran kepada seluruh peserta didik tentang pentingnya menjaga lingkungan sekaligus mengenalkan manfaat tanaman obat keluarga. Kegiatan ini tidak hanya memperindah lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran yang kontekstual dan bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari,” ujar Herwansyah, Kamis (11/6/2026).

Kegiatan GETOG sejalan dengan visi SMAN 2 Kalianda, yaitu membentuk generasi yang religius, cerdas, berkarakter, dan berwawasan lingkungan dengan semangat Sakai Sambaiyan atau gotong royong.

Dalam pelaksanaannya, peserta didik bersama guru dan tenaga kependidikan bekerja sama menanam serta merawat tanaman TOGA yang telah disediakan di lingkungan sekolah.

Selain memberikan manfaat kesehatan, keberadaan tanaman obat keluarga juga menjadi media edukasi bagi peserta didik untuk mengenal berbagai jenis tanaman herbal beserta khasiatnya. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab, kepedulian, dan kecintaan terhadap lingkungan sejak dini.

Dengan semangat Sakai Sambaiyan, seluruh warga SMAN 2 Kalianda terus berupaya menjaga dan mengembangkan program GETOG agar dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi sekolah maupun masyarakat sekitar.

Program ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan lingkungan dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana yang berdampak positif bagi kesehatan dan kelestarian alam.
“Menanam hari ini, menuai manfaat di masa depan.” (Tim)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

JPL TV

x
x