
Lampung Selatan — Anggota DPRD Provinsi Lampung Komisi V, Puji Sartono, menghadiri sekaligus mengisi tausiyah dalam Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah yang digelar di Masjid Ar-Rahman Jatimulyo, Desa Jatimulyo, Kecamatan Jatiagung, Kabupaten Lampung Selatan, Sabtu (24 Januari 2026).
Kegiatan yang diinisiasi oleh pengurus masjid tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri ratusan jamaah serta masyarakat sekitar. Suasana penuh kekhusyukan terasa sejak awal acara, dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, shalawat bersama, hingga penyampaian tausiyah.
Dalam ceramahnya, Puji Sartono menekankan bahwa peristiwa Isra Mi’raj bukan sekadar peringatan seremonial tahunan, melainkan momentum refleksi spiritual bagi umat Islam. Ia mengajak jamaah untuk menjadikan perjalanan agung Rasulullah SAW sebagai inspirasi dalam memperkuat iman, memperbaiki kualitas ibadah, dan meningkatkan kepedulian sosial.
Menurutnya, Isra Mi’raj mengandung pesan mendalam tentang pentingnya menjaga shalat sebagai tiang agama. Ia mengingatkan bahwa shalat bukan hanya kewajiban, tetapi juga sarana membangun kedisiplinan, kejujuran, dan ketenangan jiwa dalam menghadapi dinamika kehidupan sehari-hari.
“Isra Mi’raj mengajarkan kita tentang keteguhan iman dan ketaatan tanpa syarat kepada Allah SWT. Mari kita jadikan shalat sebagai kebutuhan, bukan sekadar kewajiban, serta meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya di hadapan jamaah.
Selain menyoroti aspek spiritual, Puji Sartono juga mengajak masyarakat untuk mempererat ukhuwah islamiyah dan menjaga persatuan. Ia menegaskan pentingnya membangun lingkungan yang harmonis, saling menghormati, dan peduli terhadap sesama sebagai wujud implementasi nilai-nilai Islam dalam kehidupan sosial.
Pengurus Masjid Ar-Rahman menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan tausiyah yang diberikan. Mereka berharap kegiatan peringatan Isra Mi’raj ini dapat menjadi sarana memperkuat keimanan jamaah serta mempererat kebersamaan warga Desa Jatimulyo.
Peringatan Isra Mi’raj tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang pembinaan spiritual yang memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat. Dengan semangat kebersamaan dan keteladanan Rasulullah SAW, diharapkan masyarakat semakin istiqamah dalam beribadah dan berkontribusi positif bagi lingkungan sekitar.


Tidak ada komentar