Kepala SMKN 6 Bandar Lampung Diminta Transparan. Selisih Anggaran Honor dan Pemeliharaan Sarpras Picu Kecurigaan Melebar

Dick Ratna Sari
7 Des 2025 02:05
Korupsi 0 176
2 menit membaca

Bandar Lampung, Jpl.news – Suasana di sekitar SMK Negeri 6 Bandar Lampung menjadi tegang akhir-akhir ini. Masyarakat dan sejumlah wali murid semakin menguatkan tekanan kepada kepala sekolah untuk melakukan transparansi, setelah ditemukan selisih yang mencurigakan antara anggaran yang dialokasikan dengan realisasi pembayaran honor guru dan pemeliharaan sarana prasarana (sarpraa) sekolah.

Kisah ini mulai terungkap ketika Pemerhati Pendidikan Dodi Gusdar Lingga mencoba memeriksa dokumen rekapitulasi penggunaan dana BOS yang dilaporkan pihak SMKN 6 Bandar Lampung pada tahap 1 tahun 2025.

“Kita melihat angka yang tidak sesuai. Anggaran untuk Pembayaran guru honor tercatat Rp 131 juta, seharusnya realisasinya paling banyak sekitar Rp 91 juta. Sedangkan untuk pemeliharaan sarpraa yang seharusnya diperbaiki banyak, ternyata hanya dibelanjakan sedikit, padahal anggaran yang dilaporkan besar, capai Rp 99 juta per 6 bulan,” Ujar Dodi, Kamis (4/12/2025).

Kepala SMKN 6, Hadi Suwarno hingga saat ini masih enggan berkomentar terkait selisih penggunaan dana tersebut. Sehingga Banyak yang menduga ada “tangan gelap” yang merogoh uang sekolah yang seharusnya digunakan untuk kesejahteraan guru dan kualitas pendidikan.

Beberapa alumni, walimurid hingga masyarakat juga menyampaikan kekhawatiran terhadap pengelolaan anggaran pendidikan di sekolah tersebut.

.”Bila memang ada selisih, seharusnya sekolah memberitahu secara jelas, bukan diam-diam seperti orang bisu,” ujar seorang walimurid yang tidak mau disebutkan namanya karena takut dikenai tindakan.

Tekanan semakin memuncak ketika sejumlah warga meminta kepala SMKN 6 Bandar Lampung segera memberikan penjelasan secara rinci terkait kebenaran laporan realisasi di tahap 1 tersebut.

“Kita tidak mau menuduh sembarangan, tapi transparansi adalah hak kita. Uang sekolah adalah tu, harus digunakan dengan benar. Kami minta Kepala Sekolah segera memberikan tanggapan terkait pemberitaan yang saat ini viral,” tegasnya.

Sampai saat ini, Kepala SMKN 6 Bandar Lampung Hadi Suwarno, A.Pi., M.Si belum memberikan tanggapan resmi terkait kasus ini. Masyarakat dan wali murid berjanji akan terus memantau perkembangan hingga kebenaran terungkap. (Tim)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

JPL TV

x
x