SDN 2 Panjang Utara Cetak “Pahlawan Cilik Lingkungan” Lewat Edukasi 3R

Dick Ratna Sari
21 Okt 2025 04:59
2 menit membaca

Bandar Lampung — Upaya menumbuhkan karakter peduli lingkungan sejak dini terus dilakukan oleh dunia pendidikan di Kota Bandar Lampung. Salah satunya ditunjukkan oleh SDN 2 Panjang Utara, yang menggelar kegiatan bertajuk “Pahlawan Cilik Lingkungan” dengan fokus pada penerapan konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle).

Kegiatan yang berlangsung di halaman sekolah itu melibatkan seluruh siswa dan guru dalam aksi nyata menjaga kebersihan lingkungan. Para siswa tampak antusias mengikuti lomba memilah sampah, membuat karya daur ulang dari bahan bekas, hingga menanam bunga di area sekolah. Melalui kegiatan ini, pihak sekolah berupaya membentuk kesadaran ekologis sejak usia dasar.

“Anak-anak tidak hanya belajar teori kebersihan, tetapi juga praktik langsung bagaimana mengelola sampah dengan bijak. Kami ingin mereka tumbuh menjadi pribadi yang bertanggung jawab terhadap lingkungan,” ujar Nurhayati, S.Pd, guru pembimbing kegiatan.

Kepala SDN 2 Panjang Utara, Samsul Bahri, S.Pd, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pembiasaan karakter di sekolah. Ia berharap kegiatan seperti ini bisa dilakukan secara berkelanjutan agar siswa terbiasa menerapkan pola hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah maupun rumah.

“Kami berencana menjadikan kegiatan ini agenda rutin. Anak-anak akan terus kami dorong agar menjadi pelopor kebersihan di sekolah dan masyarakat sekitar,” ujar Samsul.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung, Eka Nurhasanah, M.Pd, memberikan apresiasi terhadap inisiatif tersebut. Menurutnya, pendidikan lingkungan hidup sangat penting diterapkan sejak dini agar peserta didik memiliki kepekaan sosial dan tanggung jawab terhadap alam.

“Sekolah yang aktif mengajarkan anak-anak untuk menjaga lingkungan berarti turut mendukung Profil Pelajar Pancasila. Ini sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam membentuk siswa yang beriman, mandiri, dan gotong royong,” ungkap Eka.

Hal senada disampaikan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandar Lampung, Rudi Hartono, yang menilai kegiatan seperti ini mampu memperkuat budaya peduli lingkungan di tingkat sekolah dasar.

“DLH mendukung penuh sekolah yang memiliki inovasi dalam pengelolaan sampah. Kami berharap gerakan seperti di SDN 2 Panjang Utara bisa menjadi contoh bagi sekolah lain untuk mewujudkan sekolah hijau dan bebas sampah,” ujarnya.

Dengan semangat gotong royong, SDN 2 Panjang Utara membuktikan bahwa menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan bukan sekadar tugas orang dewasa. Melalui tangan-tangan kecil para siswa, semangat menjadi “pahlawan cilik lingkungan” kini tumbuh subur di ruang-ruang kelas dan halaman sekolah mereka.

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

JPL TV

x
x