
Bandar Lampung — Universitas Teknokrat Indonesia (UTI), yang dikenal sebagai salah satu kampus terbaik di Provinsi Lampung, kembali menegaskan perannya dalam dunia pendidikan dengan menjadi tuan rumah pengukuhan Pengurus Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Provinsi Lampung periode 2024–2027.
Kegiatan ini dirangkaikan dengan pelantikan Pengurus Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) SMA periode 2025–2030 serta pelaksanaan In House Training (IHT) penyusunan soal mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, dan Bahasa Inggris.
Acara tersebut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, S.S.T.P., M.H., jajaran kepala sekolah SMA, pengurus MKKS dan MGMP, serta para guru dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi Lampung.

Dalam sambutannya, Thomas Amirico menegaskan bahwa MGMP memiliki peran strategis sebagai wadah inovasi dan kolaborasi para pendidik, bukan sekadar forum administratif semata.
Menurutnya, MGMP harus mampu menjadi ruang berbagi praktik terbaik (best practices) antarguru guna mendorong peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah.
“MGMP harus menjadi ekosistem yang inspiratif bagi guru untuk saling belajar dan berkolaborasi. Ini bukan hanya tempat rapat, tetapi ruang bertumbuh bersama untuk meningkatkan mutu pendidikan,” ujar Thomas.
Ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi informasi dalam setiap kegiatan MGMP agar proses pembelajaran tetap relevan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan peserta didik di era digital.
“Pembelajaran hari ini tidak bisa dilepaskan dari teknologi. Guru perlu terus beradaptasi agar metode mengajarnya menarik, kontekstual, dan mampu menjawab tantangan era digital,” tambahnya.
Lebih lanjut, Thomas meminta agar pengurus MGMP yang baru dilantik mampu menjalankan peran sebagai gugus kendali penjaminan mutu pendidikan secara berkelanjutan.
Hal ini mencakup peningkatan kompetensi guru, baik dari sisi pedagogik maupun profesionalisme.
Beberapa aspek yang menjadi perhatian utama meliputi penguatan kemampuan pedagogik, penumbuhan semangat inovasi dalam merancang strategi pembelajaran, serta pembekalan wawasan dan keterampilan agar guru semakin percaya diri dalam menjalankan tugas di kelas.
“Guru adalah ujung tombak dalam menyiapkan generasi penerus bangsa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter dan berakhlak mulia.
Karena itu, MGMP harus bersinergi dengan kebijakan pemerintah daerah,” tegasnya.
Thomas juga mengajak seluruh anggota MGMP untuk menunjukkan kinerja nyata melalui program-program konkret, seperti berbagi praktik baik, penyusunan modul pembelajaran, serta optimalisasi teknologi informasi dalam proses belajar mengajar.
“Jadikan MGMP sebagai rumah kolaborasi, bukan arena kompetisi. Tunjukkan dedikasi melalui kerja nyata yang berdampak langsung bagi guru dan peserta didik,” imbuhnya.
Di akhir sambutannya, Thomas Amirico berharap pengurus MGMP yang baru segera menyusun program kerja yang selaras dengan kebutuhan guru dan siswa di sekolah.
“Segera susun program yang menyentuh kebutuhan nyata di ruang kelas. Selamat bekerja, selamat mengabdi, dan berikan dedikasi terbaik untuk masa depan generasi penerus bangsa,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, Universitas Teknokrat Indonesia menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis pendidikan menengah dalam mendukung peningkatan mutu sumber daya manusia dan kualitas pendidikan di Provinsi Lampung. (Tim)


Tidak ada komentar