
Way Kanan, JPL News – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Way Kanan terus berupaya memperkuat ekosistem seni dan budaya di Bumi Ramik Ragom. Salah satu langkah yang dilakukan yakni mendorong seluruh komunitas seni di daerah tersebut untuk aktif berpartisipasi dalam setiap festival seni dan budaya yang diselenggarakan pemerintah daerah.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Way Kanan, Kiki Christianto Z., didampingi Kepala Bidang Kebudayaan Yudison, menegaskan bahwa keterlibatan komunitas seni bukan hanya sebatas pengisi acara, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya daerah.
“Komunitas seni yang ada di Way Kanan kami harapkan dapat ikut tampil dalam setiap festival. Ini merupakan bentuk peran nyata dalam menjaga dan melestarikan seni budaya agar tetap eksis di tengah perkembangan zaman,” ujar Yudison saat memberikan keterangan, Kamis (14/5/2026).
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan para pelaku seni menjadi hal penting agar program pelestarian budaya dapat berjalan optimal. Karena itu, komunikasi yang intensif antara komunitas seni dengan bidang terkait di lingkungan pemerintah daerah perlu terus dibangun.
“Komunitas seni dan budaya tentu harus banyak berkomunikasi dengan bidang terkait agar dapat bersinergi. Tujuannya agar kekayaan seni dan budaya di Kabupaten Way Kanan tetap lestari dan tidak hilang ditelan zaman,” jelasnya.
Di sisi lain, Yudison juga menyoroti tantangan pelestarian budaya di tengah arus modernisasi, khususnya terkait menurunnya minat generasi muda terhadap seni budaya tradisional. Meski demikian, pihaknya optimistis kondisi tersebut dapat diatasi melalui pengenalan budaya sejak dini di lingkungan pendidikan.
“Kita tidak menampik bahwa generasi muda saat ini memang ada kecenderungan kurang tertarik dengan seni budaya. Namun melalui pengenalan sejak dini di satuan pendidikan, kita tanamkan rasa cinta terhadap budaya daerah. Harapannya, mereka akan menjadi generasi penerus yang menjaga dan melestarikan kebudayaan kita,” ujarnya.
Upaya integrasi budaya ke dalam dunia pendidikan tersebut diharapkan menjadi langkah jangka panjang dalam menciptakan generasi muda yang bangga terhadap identitas lokal serta mampu menjaga keberlangsungan seni budaya daerah di masa mendatang. (Red)


Tidak ada komentar